Berani Bukan Berati Tidak Takut

Asal anda tahu gambar diatas menunjukkan seekor anak kucing yang sedang ketakutan. Gambar ini menunjukkan semua makhluk hidup tak terkecuali kucing pun memiliki rasa takut. Namun ekspresi ketakutan yang asli dari seeokor kucing ga kaya gitu juga sih..

Menurut kamus Webster, keberanian sendiri memiliki arti sebagai kualitas pikiran atau roh yang membuat seseorang mampu menghadapi kesulitan, bahaya, dan rasa sakit dengan keteguhan dan keputusan. Nah, dari pengetian tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa keberanian itu sendiri bukan berarti nol rasa takut tapi justru keadaan dimana kita mampu mengendalikan rasa takut itu untuk akhirnya dapat melakukan sesuatu yang pada awalnya kita takuti.

Philip Baker mengatakan bahwa keberanian bukanlah ketidakharidan rasa takut, namun merupakan kemampuan untuk menghadapi rasa takut dan berkata “Aku mensyukuri apa yang aku rasakan pada saat itu. Apapun yang dirasakan pada saat ini, aku akan terus maju ke depan!” Nah, apa saya bilang, ternyata Philip Baker pun sependapat dengan saya.

Bicara soal rasa takut, saya terkadang merasa aneh kepada beberapa orang yang takut kepada hal-hal yang tidak masuk akal untuk ditakuti. Seperti contoh guru SMP saya sangat takut ketika melihat karet gelang. Ada juga salah satu teman sekelas saya yang takut kepada buah rambutan. Dan ada satu lagi teman SMA sekaligus teman sekamar saya ketika di asrama dulu yang takut dengan kucing. Bagi saya, dan mungkin bagi sebagian besar orang juga, itu merupakan hal yang aneh. Coba anda bayangkan seberapa bahayakah karet gelang ? Apakah karet gelang itu bisa mengejar-ngejar anda dan kemudian memakan anda hidup hidup hingga anda harus lari kocar-kacir ketika melihatnya tergeletak diata meja ? jelas-jelas tidak. Saya juga pernah berfikir apakah kejadian seperti ini hanya ada di Indonesia saja atau tidak.

Namun, setelah ditelusuri penyebab rasa takut yang aneh itu sendiri bukan hanya karena dari penamfilan fisiknya saja tapi juga karena adanya pengalaman yang buruk (trauma) dengan benda-benda atau hal-hal tersebut. Seperti contoh, teman SMA saya yang takut kucing itu ternyata dulunya adalah pemelihara kucing dan seperti kebanyakan para pemilik kucing, dia amat menyukai biantang peliharaannya itu. Hingga pada suatu hari yang naas sebuah mobil menabrak, lebih tepatnya menggilas si kucing malang itu tepat didepan mata kepala teman saya. Mulai dari hari iru lah dia takut kucing.

Sedikit saran bagi para orang yang memiliki rasa takut berlebih akan suatu hal, pertama munculkanlah kemauna dari dalam diri anda untuk berubah, untuk tidak takut lagi dengan hal-hal tersebut. Dan nikmati saja ketakukan yang kita miliki itu sebagai nikmat yang tuhan berikan, sambil sediki demi sedikit belajar untuk mengontrol ketakukan itu sendiri hingga akhirnnya kita bisa menguasai rasa takut kita, bukannya malah kita dikuasai rasa takut. Karena jika anda tinggal diam anda akan terus-terusan tersiksa oleh rasa takut itu dan anda pun semakin kokoh menjabat sebagai teman yang palih sering di kerjain karena rasa takut anda yang aneh itu.

Sebagi penutup, di bawah ini saya sertakan 15 daftar ketakutan manusia yang juga merupakan salah satu hasil penelitian yang saya kutip dari buku Life is Choice. (diurutkan dari tingkat yang paling ditakuti)

Ketakutan 1 Takut berbicara di depan umum

Ketakutan 2 Takut menghadapi masalah keuangan

Ketakutan 3 Takut hari tua dan menjadi tua

Ketakutan 4 Takut sakit

Ketakutan 5 Takut teman hidup

Ketakutan 6 Takut mati

Ketakutan 7 Takut serangga

Ketakutan 8 Takut sendirian

Ketakutan 9 Takut kerusuhan

Ketakutan 10 Takut ketinggian

Ketakutan 11 takut air yang dalam

Ketakutan 12 Takut anjing

Ketakutan 13 Takut gelap

Ketakutan 14 Takut elevator

Ketakutan 15 Takut eskalator

Catatan :

Tulisan ini saya dedikasikan untuk teman saya -yang saya ceritakan diatas- Rifki Khoirul Arifin yang entah sampai sekarang apakah masih takut dengan kucing atau tidak. Tapi semoga sudah tidak. Semoga tulisannya bermanfaat.

Berani Bukan Berati Tidak Takut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s